Materi Kuliah Agama Islam
Curug Pitu
Link Sahabat
Salam Persaudaraan, Antara Ukhuwan dan Ashobiyah
Assalamu'alaikum wr. wb
Secara konsep, sangatlah mudah membedakan antara ukhuwah (persaudaraan) dan ashobiyah (fanatisme), namun dalam realisasinya sangatlah sulit untuk dipilah. Sering kita tidak sadar telah terjebak dalam shabiyah, yang mungkin selama ini dianggap sebagai ukhuwah. Hal ini perlu kajian ulang dan pemikiran yang jernih, untuk bisa menemukan hakekat ukhuwah islamiyah yang sesungguhnya.
Sebenarnya ukhuwah dikalangan kaum muslimin sudah cukup bisa dibanggakan. Hanya saja sangat disayangkan, ukhuwah ini hanya terjalin dalam skala lokal. Rasa saling berbagi, bersaudara hanya terjalin sesama kelompok, partai dan organisasi tertentu saja. Ukhuwah seperti inilah yang seharusnya dipangkas, karena ia sesungguhnya hanyalah ashabiyah. Karena ukhuwah yang sesungguhnya harus dipupuk adalahpersaudaraan lintas kelompok, partai dan organisasi..
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Selasa, 26 Januari 2010
Borobudur Versi Al-Quran
Diposting oleh
_____________________________
di
06.55
4
komentar
Selasa, 01 Desember 2009
Qurban: Istiqamah dalam ke-Tanpa Maknaan
Diposting oleh
_____________________________
di
00.13
0
komentar
Selasa, 24 November 2009
Mengukur Ketulusan Jama'ah Haji: Antara Haji dan Rekreasi
Kurang lebih 210 ribu warga negara Indonesia menunaikan ibadah haji. Sebagai jama'ah terbesar di dunia, tentu problem yang dihadapi makin komplek juga. Khusus problem motivasi, agaknya jadi problem serius. Hal ini terbukti, belum ada dampak yang signifikan terhadap problem-problem sosial, politik di indonesia pasca para jama'ah menunaikan ibadah haji. Semakin banyak alumni-alumni haji seharusnya Indonesia dapat terurus dengan baik, namun nyata tak berbekas. Pemberian gelar haji bagi alumni haji agaknya justru menjadi batu sandungan mereka tuk bergerak mengatasi problem-problem sosial. Mereka justru enggan bergaul dengan orang-orang ekonomi lemah, karena merasa derajatnya lebih tinggi dibanding yang belum haji. So yang belum haji, tata motivasi sebelum berangkat haji..
Diposting oleh
_____________________________
di
03.36
0
komentar
Minggu, 20 September 2009
Upaya Memaknai Pesan Moral Zakat
Setiap apa yang diperintahkan Allah SWT pasti terdapat pesan yang luar biasa besar, sekalipun terkadang terkesan remeh. Seperti halnya zakat fitri yang setiap muslim Indonesia hanya diwajibkan membayar kira-kira 2.5kg beras per tahunnya. Namun jika dicermati dengan seksama sebenarnya zakat fitri itu kewajiban sebagai simbul kepedulian terhadap sesama. Semangat zakat seharusnya adalah semangat kepedulian, sehingga zakat tidak akan terkubur setelah selesainya shalat idul fitri. Semangat kepedulian ini juga harus terus dibawa pasca seseorang membayarkan zakatnya. Andai semangat ini terus dibawa oleh kaum muslimin, niscaya para fakir miskin, yatim piatu dll akan merasa aman kapanpun dan dimanapun dia berada. Mereka tidak perlu perlu susah payah menengadahkan tangannya, tetapi kaum hartawan yang akan sibuk mencari untuk mengulurkan tangannya..
Diposting oleh
_____________________________
di
18.41
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)